Wisata Edukasi dan Industri di Pabrik Gula Madukismo


Banyak hal yang bisa dinikmati para wisatawan selama berada di Yogyakarta. Tidak hanya terbatas pada wisata alam dan budaya, Yogya juga menyajikan bentuk wisata lainnya seperti wisata edukasi dan wisata agro industri. Di Pabrik Gula Madukismo, para wisatawan bisa menikmati kedua hal tersebut, dimana mereka bisa mendapatkan pengetahuan mengenai proses pembuatan gula mulai dari penanaman tebu hingga akhirnya menjadi gula pasir yang beredar di pasaran. Model wisata ini bisa menjadi pilihan wisata yang tepat untuk seluruh anggota keluarga.

Daya Tarik Pabrik Gula Madukismo


Pada awalnya, Yogyakarta memiliki beberapa buah pabrik yang memproduksi gula, namun sayangnya pada tahun 1948, terjadi agresi militer ke II dimana 8 pabrik gula yang ada di Yogyakarta di hancurleburkan, termasuk juga pabrik gula Padokan. Pada tahun 1955, Sri Sultan Hamengkubuwono ke IX meresmikan proses pembangunan pabrik gula yang baru di atas bekas bangunan pabrik gula Padokan, yang kemudian dinamakan sebagai Pabrik Gula Madukismo. Proses pembanguna pabrik berlangsung selama beberapa tahun hingga akhirnya pada tanggal  29 Mei 1958, pabrik ini resmi dibuka oleh Presiden RI, Soekarno, dan mulai memproduksi gula sejak tahun itu hingga sekarang.

Sejarahnya yang panjang dan juga kelam ini merupakan salah satu daya tarik dari pabrik ini. Selain dapat mengetahui lika-liku pembangunan pabrik, para wisatawan juga bisa melihat langsung proses pembuatan gula di pabrik ini. Para wisatawan bisa mengikuti paket angrowisata Madukismo  yang diadakan oleh pihak pabrik. Paket wisata ini menjelaskan kepada para wisatawan mengenai sejarah panjang pendirian pabrik, proses penanaman tebu, proses penggilingan tebu dan proses-proses lainnya sehingga bisa didapatkan produk gula pasir yang manis dan siap dipasarkan. Para wisatawan yang mengikuti paket wisata yang ditawarkan oleh pihak Pabrik Gula Madukismo ini berkesempatan untuk menaiki sebuah kereta tua bermesin diesel buatan Jerman hingga tiba di pabrik. Setelah itu, para wisatawan akan dibawa mengelilingi pabrik dan melihat langsung mesin-mesin yang dipergunakan untuk mengolah tebu menjadi gula pasir.

Sangat disarankan bagi para wisatawan untuk mengikut paket wisata ini pada bulan Mei sampai September dimana proses pembuatan gula dilakukan. Selain menikmati wisata di dalam pabrik, para wisatawan juga berkesempatan untuk melihat langsung prosesi upacara ritual Cembengan yang dilakukan pada awal masa giling. Upacara ritual ini dilakukan oleh pihak Pabrik Gula Madukismo dan masyarakat sekitar dengan harapan agar proses penggilingan dapat berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Para wisatawan bisa menyempatkan diri untuk datang berkunjung ke pabrik ini dengan menggunakan kendaraan rental motor dari MANDIRI MOTOR, yang merupakan tempat rental motor termurah di Jogja. Cukup dengan menghubungi nomor telepon 0274 9601040 untuk menyewa salah satu motor yang ada tanpa harus membayar biaya yang mahal.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wisata Edukasi dan Industri di Pabrik Gula Madukismo"

Post a Comment